Thursday, January 2, 2014

Jogja International Heritage Walk

5th Jogja International Heritage Walk adalah lomba berjalan kaki yang sudah ke-5 diselenggarakan di Indonesia, Yogyakarta. Kegiatan ini adalah kegiatan international yang baru di akhir tahun 2012 terdaftar dan bergabung dalam organisasi jalan kaki international (IML). Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan kepada masyarakat international tentang kebudayaan Indonesia, khususnya Yogyakarta dan juga turut aktif berpartisipasi dalam gerakan hijau dengan berjalan kaki 40 km di Prambanan dan Imogiri. 

route map of JIHW 2014

Dalam acara ini, aku menjadi volunteer divisi acara. Bersama mba Amel, koordinator acara, mba monik, mba deli, mba galih, mba prima, mba anjar, tika, alif, lea, erni, mas danu dan mba nia.
sebagian dari tim acara
dari kiri ke kanan:
mba monik, mba prima, lea, erni dan mba deli

Acara ini sebenernya ada 3 hari, dari mulai 22-24 November 2013. Tetapi di tanggal 22, hanya gala dinner sebagai opening dari acara ini dengan menampilkan pagelaran sendratari ramayana.


Sendratari Ramayana

Acara ini diikuti oleh 500+  peserta lokal dan asing. Ada beberapa barang-barang unik yang dibawa peserta selama acara berlangsung. Silakan lihat foto-foto dibawah yaa :D


Keterangan:
1. Tulisan dalam bahasa jerman tentang kota di jerman
2. Gantungan kunci dan pernak pernik tas yang dibawa peserta dari daerah asalnya
3. "Hi!. I'm Yoshie Ueno. I'm from Japan. I've been to Hawaii, Taipei, Italy and Holland to walk. Let's enjoy walking with me"
4. Kumpulan pin dan gantungan kunci dari berbagai negara yang salah satu peserta kumpulkan saat  peserta ini mengikuti kegiatan gerak jalan International
5. Certificate/international pasport. Dia menunjukan cap/bukti partisipasi gerak jalan di "MERAPI LIFE JOGJAKARTA pada tahun 2001 dan 2002

Pejalan kaki yang berhsil mencapai 40 km dengan waktu tercepat diraih oleh pejalan kaki asal Indonesia. Aku tak sempat mengabadikannya, karena dia waktu itu terlihat sangat lelah sehingga pertolongan seperti air minum lah yang aku lakukan terlebih dahulu dan aku tak ingat untuk mengabadikannya.

 Dua orang peserta yang berhasil melalui garis finish setelah berjalan kaki sejauh 20 km di Imogiri

LO yang mendampingi peserta asing

Semoga di tahun berikutnya acara ini dapat lebih sukses lagi, amin!

Thursday, November 21, 2013

Career day ugm ke-14


Tahun ini aku berkesempatan bergabung menjadi bagian dalam kepanitiaan CAREER DAY UGM yang ke 14. Career day adalah acara job fair yang dikelola oleh ECC UGM sebagai wadah untuk dapat mempertemukan perusahaan (penyedian lapangan pekerjaan) dengan job seeker (pencari pekerjaan). Acara ini adalah acara rutin UGM yang tiap tahunnya ada 2 kali periode, yaitu di awal tahun dan di akhir tahun.

Di dalam kepanitian, aku bertugas menjadi LO bersama ratusan mahasiswa UGM lainnya. Aku, Mba Rias, Ka Sarah dan Mas Addo menjadi LO sedangkan Mba Anggi dan Bang Bo menjadi team media dan Perkap. Tugas LO sebenernya tuh simple, mengkomunikasikan kebutuhan perusahaan kepada panitia career day. Tapi hal itu tergantung pada perusahaan yang kita tangani. Ada perusahaan yang meminta banyak ada juga perusahaan yang menganggap kita sebagai rekan mereka, hal itu terjadi padaku, yaitu perusahaan Batan, PT. Bintara Tani Nusantara. Pada tahun ini, ada Mba Anis, Pak Qori dan Pak Michael.
PT. Bintara Tani Nusantara adalah perusahaan perkebunan kelapa sawit dan karet yang berkembang bukan hanya pada perkebunannya tetapi juga pada pengolahan kelapa sawit menjadi minyak. Perusahaan ini adalah perusahaan keluarga dari seorang yang berkembangsaan Singapura .Perusahaan ini berpusat di Padang dan memiliki cabang di Jambi, Riau, Kalimantan Barat. Kantor peusahaan ini berada di dalam hutan. Jarak terdekat dari kota ke kantornya yaitu 3 jam perjalanan dan terjauh yaitu 10 jam perjalanan darat atau air.
Perekrutan pekerja oleh PT. Bintara Tani Nusantara di tahun ini akan ditempatkan untuk kantor cabang baru yaitu di Kalimantan Barat. Perekrutan ini dilkakukan untuk mengisi laboratorium teknis, staff managing, perkebunan dan mechanical.
Dalam perekrutan kali ini, pihak perusahaan hanya melakukan seleksi berkas dan wawancara. Berkas yang harus dilengkapi oleh para job seeker diantaranya CV, Surat Lamaran, Ijazah, Transkrip nilai, foto. Wawancara akan dilakukan dua kali. Tahap wawancara I dilakukan di hari sabtu dan minggu, langsung di tempat saat acara CAREER DAY UGM setelah mereka, para job seeker, dihubungi oleh salah satu pihak perusahaan. Selanjutnya tahap wawancara II dilakukan setelah acara career day. Dapat melewati telephone atau ketemu langsung, tempat dan waktu dikondisikan oleh kesepakatan perusahaan dan pelamar.
Mengapa tidak ada test psikotest atau test-test lainnya? Itulah pertanyaanku beserta para jobseeker lainnya. Dengan mudah Pak Qori Menjawab. “Dulu pernah dilakukan seperti itu, banyak calon yang lulus, kemudian kita terbangkan dan bawa mereka ke kantor. Tapi setelah tau letak kantor dan kegiatannya banyak yang kabur dan resign dari perusahaan. Bahkan ada yang baru sampai tengah malam di kantor, besok paginya orang itu pulang bersama pengemudi yang mengantarkan ke kantor. Jadilah saya yang kena marah atasan. Maka dari itu kita sekarang mencari orang yang memang mempunyai komitmen untuk mau dan berani tinggal di tengah hutan yang jauh dari fasilitas-fasilitas kota.” Kemudian aku ditanya oleh bapaknya, “kamu mau kerja di kantor kita?” aku langsung berkata “Tidak Mau.” Mereka pun tertawa dan tetap menyuruhku untuk bekerja di situ.
            Setelah dilakukan test-test tersebut, para calon pekerja akan diberikan pelatihan selama 1 tahun, jadi mereka masih belum menjadi pekerja tetap atau dinamakan temporer. Jika memang mereka sudah sesuai memenuhi persyaratan kemampuan perusahaan tersebut, barulah mereka akan menjadi pekerja tetap. Kelebihan yang akan mereka dapat yaitu pastinya gaji yang diatas rata-rata, fasilitas yang diberikan oleh perusahaan berupa rumah tinggal, bahan makan, kendaraan selama di sekitar kantor, akomodasi pekerja dari tempat asal ke tempat bekerja dan banyak lainnya. Cabang kantor di Jambi telah ada SD, rumah sakit dan fasilitas pelayanan umum lainnya, sehingga seperti ada kota baru di tengah hutan. Dan juga rencananya, insya Allah aka nada wifi disitu. Oh ya, mereka tidak memakai antene tetapi memakai parabola sehingga siaran kebanyakan siaran international.
Kebanyakan dari mereka yang mendaftar tidak mengetahui tentang kriteria yang dibutuhkan perusahaan dan tidak mengetahui tentang perusahaan yang ingin mereka lamar sehingga dengan mudah para jobseeker akan gagal. Kemudian para job seeker seperti tidak mengetahui arahan, tujuan dari masa depan mereka, sehingga mereka mengutamakan faktor “luck” dalam perekrutan pekerja di tiap perusahaan yang mereka ajukan.Itulah salah satu kesalahan yang mayoritas masih dilakukan oleh para jobseeker.

Semoga tulisan ku ini bermanfaat. Sekian dan Terimakasih :D

Sunday, November 3, 2013

NITRACKERS 2011

       Nitrackers adalah salah satu event dua tahunan di sekolahku. Berisi rangkaian acara seperti lomba-lomba akademik, seni dan olahraga. Kemudian diakhiri dengan pentas seni. Kegiatan ini biasa diadakan di bulan Oktober - November. Di tahun ini kita adakan di beberapa tempat yaitu, Lapangan softball alam sutra, Gor badminton yang berada di belakang pasar lama, sekolah, gor damayati dan Supermall Karawaci.

Poster 1
Poster 2
         Banyak banget suka dan duka yang kita hadapi selaku panitia. Mulai dari kekurangan dana, garage sale setelah shalat taraweh, bolak-balik masukin-ngirim proposal ke perusahaan di tangerang dan jakarta terus banyak juga yang ditolak, izin gor yang ribet dan mahal, nyebar undangan yg di phpin sama peserta, ditipu sama orang dan di bilang a****g, menolak perusahaan yang mau ngasih sponsor berupa semua percetakan di tanggung mereka di H-3 minggu, latihan flashmob tiap pulang sekolah, tante juna yang yang baik banget mau kita utangin (sebenernya nama aslinya bukan ini, tapi ini karena ibunya temennya junario, jadi kita panggil dia tante juna hahaha), ngecat buat stand ticketing dan begadang di sekolah, pindah lokasi dan bikin nangis vina (dia sedih banget tapi ya demi kebaikan bersama), minta sumbangan ke rumah alumni dan siswa/siswi smanitra dan banyak lainnya.
       Alhamdulillah di tahun 2011 kemaren, kita tidak merugi dan surplus. Ga banyak sih, tapi ya Alhamdulillah :,).
Ini semua berkat kebersamaan, dukungan, pengorbanan waktu-biaya-tenaga, keinginan dan kerja keras seluruh panitia dan juga warga smanitra yang turut andil untuk memeriahkan acara ini. Kita punya mimpi bersama dan akhirnya semuanya senang.

Berdoa sebelum acara mulai

          Dana surplusnya sebagian kita gunakan untuk bakti sosial ke veteran, pejuang perang kemerdekaan, yang kantornya berada di selatan dari Ahmad Yani. Kenapa harus ke veteran? sesuai dengan tema yang kita usulkan, perang bintang gitu dengan judul slogan, 'conquer your fear, strive to reach your star'. Mereka yang telah berjuang untuk merebut kemerdekaan dari para penjajah. Mereka hanya menggunakan alat yang sederhana tapi mampu menang dan mengusir penjajah, sungguh luar biasa ya mereka :')

Oh ya ini ada video teaser dan flashmob Nitrackers, check this out!




anak lapas

Sebulan yang lalu di bulan oktober, kakakku berkesempatan menjadi pendamping anak-anak lapas Tangerang yang hendak keluar dari jeruji besi. Saat ditanyakan tentang bagaimana perasaan mereka bisa menghirup udara bebas, ada yang senang ada juga yang tetap ingin tinggal di lapas. Ditanyakan lebih lanjut alasannya kepada anak yang mau tetap tinggal. Katanya mereka takut tidak diterima dan ditolak di lingkungannya kembali karena pernah mendapatkan catatan kriminalitas. Tapi mayoritas mereka senang bisa bebas, kembali bersekolah dan bermain bersama kawan-kawannya.

Anak-Anak Lapas Tangerang yang sedang berada di kelas persiapan untuk keluar dari lapas


Kata kakakku, mereka itu sama seperti anak remaja lainnya. Yang membedakannya adalah lingkungan mereka. Mereka lahir di lingkungan yang keras, dimana tiap harinya mereka menontoni tindakan pencurian, penyiksaan bahkan pembunuhan. Hal tersebutlah yang membawa mereka ke penjara. 

Ada beberapa quote yang mereka buat,

"Manusia ditakdirkan untuk melakukan kesalahan. Tapi manusia juga ditakdirkan untuk membenahi diri dari kesalahan. Sejauh langkah kaki menuju arah yang salah, pasti ada arah untuk kembali pulang" (ini sebagai mantra sakti penghilang stress selama di lapas)

“Janganlah kau bermain dengan narkoba karena bias menyebabkan kau masuk penjara contoh seperti aku (setan). Manusia bermain narkoba, pastinya di penjara. “


“Kau pikir engkau hebat, yang memberi kenikmatan sementara. Tak kau dengarkan jerit tangis penyesalan dari balik jeruji besi.”

Semoga ini dapat membuka mata kalian tentang mereka, anak-anak lapas..

Thursday, October 31, 2013

well..

Well...
Hari ini aku belajar akan kegagalan
Hari ini aku belajar akan kemenangan
Tapi mengapa masih bersedih?
Mengapa aku lebih memilih melihat kegagalan walau ada kemenangan di hari ini?

" Selalu ada alasan di balik semua kejadian " dan " Semua ada waktunya "

Yaa, kesedihanpun mulai berkurang setelah mendengar 2 masukan dan saran tersebut. Tapi tetep aja masih ada yang mengganjal.

Lalu,

" Orang hebat itu bukanlah orang yang selalu menang ataupun berhasil tapi orang hebat itu ialah orang yang dapat berdiri tegar di balik semua kegagalan yang pernah di alaminya"
dan
" Bersyukurlah untuk hari ini atas setiap kejadian yang kau alami. Lakukan setiap kegiatanmu dengan sungguh - sungguh dan senangilah kegiatanmu, karena dengan itu, hari - harimu akan lebih bahagia"

Ya, sedihku pun hilang, senangku pun datang

Wednesday, October 23, 2013

FSG Tunas Bangsa community

Di awal tahun 2013 aku mengikuti sebuah acara yang berisi kumpulan komunitas jogja yang bertempat di Museum Vandenberg. Mayoritas komunitasnya bergerak dalam kegiatan sosial seperti mengajar, berbagi dan saling sharing bersama anak-anak yang memiliki keterbatasan dan masalah sosial. Dari forum atau acara tersebutlah aku mengenal FSG Tunas Bangsa. 

FSG Tunas Bangsa adalah komunitas relawan Family Supporting Group Yayasan Tunas Bangsa di Jogja. Komunitas ini concern dalam mensupport pasien anak-anak penderita kanker darah dan kelainan darah serta membantu meringankan beban orang tua pasien (non-medis). Kegiatan yang rutin di lakukan tiap minggunya adalah nonton film, main musik, teater, story telling, craft, memasak, mewarnai dan lain-lain. Kegiatan ini bertempat di Ruang Nuri, RS dr. Sarjito-Yogyakarta dari jam 9-11. Jika ingin mengetahui lebih lengkapnya silakan kunjungi website fsg ya! http://www.fsgtunasbangsa-yogya.org/

Banyak hal-hal yang aku dapat dari sini, mulai dari kasih sayang, rasa kekeluargaan antar relawan dan pasien, rasa selalu bersyukur atas semua karunia Tuhan, tabah akan segala cobaan dan musibah yang dihadapi, sabar menjalani cobaan dan tantangan, ikhlas dalam segala hal, tolong menolong dan lain sebagainya. Dari sini pula, aku dapat juga merasakan keluh kesah mereka, yang masih kecil sudah di beri penyakit yang ga nanggung-nanggung berat penderitaannya. Sempat beberapa kali aku meneteskan air mata, tapi tidak di depan mereka. Tidak pernah sekali ku melihat mereka bersedih hati. Canda dan tawalah yang selalu menghiasi wajah mereka, seperti anak-anak kebanyakan di usianya.

Relawan yang berpartisipasi sangat beragam dari mulai usia, pekerjaan, agama, budaya. Tidak mengenal perbedaan karena kita sama-sama memiliki satu tujuan yaitu menghibur anak-anak penderita kanker dan kelainan darah untuk mengurangi rasa sakit dan bosannya dan mensupport mereka selalu. Kalo kalian ingin bergabung bersama kami dan jadi relawan, bisa liat di websitenya ya!

Oh iya, ini ada beberapa foto saat aksi kita di hari minggu,
membuat craft bersama mba ruri, mba fitri, mas wahyu 

boneka jari tangan

bikin-bikin

Mendongeng bersama ruri dan mas reza
 Sekian dari ku, selamat malam!

Saturday, October 12, 2013

Last survey in Kec. Prambanan, Klaten, Jateng

   Mau bercerita sedikit tentang surveyku kemaren,Kecamatan Prambanan, khususnya Desa Kebundalem Kidul. Di studio 3 kali ini, aku dan teman-teman mendapatkan kawasan amatan yaitu Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Tugas kita kali ini adalah mendelinasi dan meganilisis yang termasuk ciri-ciri perkotaan di Kecamatan Prambanan.
Kecamatan Prambanan

   Dalam survey kali ini, aku dan syahrir mendapatkan Desa Kebundalem Kidul sebagai objek amatan. Kita harus mencari data fisik dan non-fisiknya. Sebelum aku survey, aku mecari tau tentang desa ini, bertanya di bappeda Kab. Klaten, ke Pak Camat dan orang-orang sekitar. Ternyata desa ini terkenal dengan desa wisata. Apa yang pertama kali bayangkan dengan desa wisata? hm, banyak turis mancanegara, banyak kegiatan di dalamnya. begitulah ya.... tapi ternyata jeng..jeng..jeng.. Gada. Kayak desa biasanya. Hm bingung banget. Yaudah deh terus kita dateng ke balai desa untuk bertemu kepala desa. Baru bisa ketemu hari rabu karena waktu hari selasa kita kesana, bapaknya udah pulang jam 1 siang, katanya ke pasar burung. Cicicuit..

   Kita bertanya-tanya disana selama 1 jam dan mendapatkan bahwa desa ini seperti desa kebanyakan yang penduduknya masih bermatapecaharian sebagai petani. Untuk desa wisata, udah pernah ada turis datang dan menginap dirumah warga tetapi tuh beneran dikit banget karena belum banyak yang tau tentang desa ini. Ya, kurang publikasinya lah. Pakades pun punya solusinya, baru akan dimasukan brosur tentang desa ini di kantor pemasaran Candi Prambanan supaya banyak orang yang melihat brosurnya dan mengetahui desa ini. Ya intinya sih gitu, lebihnya banyak tentang data fisik yang kutanya.

   Oh ya di desa ini tuh terdapat candi sojiwan, tepat di barat daya balai desa. Candi ini termasuk kedalam candi hindu sepertinya, soalnya bangunannya mirip candi prambanan. Dan mungkin salah satu kenapa desa ini dibilang desa wisata karena ada candinya ya, hmm mungkin. ini masih perkiraan.
  Beberapa hari setelah peresmian candi, terjadilah gempa dan meruntukan semua bagian-bagian candi. Penyusunan batunya sangat lama sehingga baru akhir-akhir tahun ini dapat kita lihat candi sudah kokoh berdiri lagi. Oh ya, saat gempa terjadi, bukan hanya candi yang rubuh, semua bangunan rata dengan tanah kecuali masjid yang tetap kokoh berdiri. Masjidlah yang menjadi tempat untuk pengungsian. Kemudian dengan bantuan pnpm mandiri, warga di desa ini dapat membangun kembali rumah mereka.

Lanjuut...

   Kemudian aku mengunjungi Paud Putra Asih yang berada persis di timurnya Balai Desa. Aku disana berbicang dengan bu ana, salah satu pengajar yang ada di paud ini.

Ruang Belajar

Lemari piala
Itu adalah bagian dalam dari paudnya, kecil tapi nyaman dan ramai, ya seperti kelas anak tk pada umumnya yang selalu menyenangkan hehehe. Ada satu hal yang aku kagum sama guru-gurunya. Mereka sering dibayar dengan kms. Apa itu kms? awalnya aku juga gatau, terus mereka menjawab sambil ketawa-ketawa. "karcis menuju surga. Pemerintah suka ga ngegaji, gatau uangnya tidak turun. Awalnya udah mau ditutup karena uang ga turun-turun, tetapi anak-anak pada nanya 'mana ibu guru kok hari ini gada?' jadilah saya gajadi menutup paud. Makannya itu kita namakan kerja kita itu kms, karcis menuju surga". Sungguh luar biasa ya mereka, aku sempat ingin meneteskan air mata hiks:").

Dinda si imut yang malu difoto
   Terus aku juga bertanya tentang desa wisata ke bu ana. Ternyata beliau sudah mengetahui dan aku malah lebih dapet tentang desa wisata ini dari bu Ana. Jadi sering diadain kegiatan di balai desa atau di candi Sojiwan. Kegiatannya berupa peringatan ulang tahun desa atau kegiatan nasional yang melibatkan anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak sampai para lansia. Terus warganya menjadi panitia dan juga pedagang makanan disitu. Semua warga ikut terlibat dalam kegiatan ini dan keuntungan yang di dapat juga terbilang banyak, kata bu Ana. Nah itu mungkin bisa jadi salah satu objek pengembangan untuk menjadi desa wisata. Harus lebih di banyakin lagi programnya dan partisipasi warganya harus di tambah supaya setiap kegiatan yang ada akan sukses. Oh ya, kata pakades dan bu Ana, di hari minggu kemaren, tanggal 6 oktober 2013, ada kegiatan menari dan drama dari anak UGM di balai desa, aku diundang tapi gabisa dateng, huft sedihnya. Setelah itu aku berpamitan untuk mencari data yang lain dan bu Ana ingin ke toko benang beli kancing hehehe.
   Setelah berbincang dengan bu Ana, aku dan syahrir mencari target untuk jadi sumber data kita. Target selanjutnya yaitu petani. Karena udah siang, petani udah jarang di sawah karena udah panas. Setelah mondar-mandir mencari, kemudian kita akhirnya menemukan petani di gubuk samping ladangnya. Kita permisi dan memperkenalkan diri, setelah itu dengan senyum ramah dan hangat, kita pun dipersilakan masuk.
tempat berbincang
   Pak imam dan bu ninda, pasangan suami istri yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Bulan ini mereka menanam kacang dan tembakau karena lagi musim kemarau, jadi lahannya gasepenuhnya di tanam padi. Oh ya, lahannya ini adalah lahan sewa dari pemerintah yang di bayar 1 juta per tahunnya. Terus mereka juga mengeluhkan dengan irigasi yang tidak sampai ke desa Kebundalem Kidul. Hal ini terjadi setelah gempa Jogja tahun 2006. Awalnya air mengalir dari Tlogo yang berada di sebelah utara desa kebundalem kidul(Asal usul nama tlogo dari telaga yang dimana dulunya terdapat telaga di desa tlogo). Setelah gempa terjadi dan pembangunan kembali jalan jogja-solo, mulailah air itu hilang entah kemana sehingga tidak sampai di desa Kebundalem. Oh ya, besoknya aku cari aliran air di bagian utara kecamatan prambanan. Ternyata, di desa kokosan, dan bagian utara lainnya, air mengalir. Hm mungkin karena kebutuhan air yang tinggi di hulu dan perubahan guna lahan menuju hilir mengakibatkan pasokan kebagian selatan, khususnya desa kebundalem kidul terhambat. Sungguh menyedihkan ya. Aku pun bertanya asal air yang mereka gunakan untuk mengairi ladang mereka. Ternyata mereka menggunakan pompa dan sumur milik perorangan yang terletak di tengah kebun mereka. Hanya dalam kedalaman 2 meter saja, mereka sudah dapat mengakses air tanah. Disinilah kuasa Tuhan yang dapat kita lihat dan temukan. Tak ada halangan untuk tetap bekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari. Walau air yang dulunya mengalir di jaringan irigasi yang telah dibuat, dan sekarang sudah tidak sama sekali mengalir, tetapi di dalam tanah, air masih ada dan mereka bisa menggunakannya. Pak imam ada salah satu orang yang sangat bersyukur yang pernah aku temui.
Panen kacang
Pak Imam dan Bu Ninda
   Walau bekerja sebagai petani yang hidup pas-pasan, ia tetap dapat hidup dan melanjutkan hidupnya hingga sudah memiliki cucu. Saat kita masuk kedalam, kita disuguhkan pisang. Enak banget pisangnya, setara dengan pisang sunpride. Kan aku bilang gini, "enak pak enak banget pisangnya". Maksudnya aku tuh mau beli dan buat oleh-oleh anak kostan dan teman-teman di kampus. Eh malah dikasih gratisan lagi, aduh jadi gaenak hehe. Ada satu pesan dari beliau untuk pemerintah. Beliau sangat sedih tentang import beras yang dilakukan pemerintah. "Sebenernya beras tuh cukup, cuman ya pas lagi mau nanem tiba-tiba aja jumlah pupuk di pasar berkurang dan mengakibatkan harga pupuk naik. Jadinya kan kegiatan menaman kita menunda dan kita tidak produktif di musim tersebut. Kemudian banyak bangunan yang didirikan diatas lahan persawahan sehingga tiap harinya luas lahan pertanian berkurang dan menghilangkan lapangan pekerjaan kita. Dalam hal distribusi dan promosi. Tidak ada manajemen dan pengelola yang membantu kami sehingga produk kami kalah di pasar. Semoga kedepannya, petani dapat lebih maju seperti dahulu."
banana
   Kita pun berpamitan. dan melanjutkan pencarian data. Oh ya sebelumnya, mulai dari sekarang membeli, menggunakan dan memakan produk-produk hasil petani kita yuk yang bergizi, sehat, bebas pengawet dan tentunya enak. Dengan membeli produk-produk lokal, kita dapat membantu memajukan para petani dan tentunya Indonesia. Ga susah kan. Rasa dan kualitas hasil tani dan kebun kita ga kalah saing kok sama produk import, dan kita akan lebih bangga saat membelinya.


Lanjut ya.

Dari situ ya udah mulai keliatan kalo desa ini bisa menjadi desa wisata yang mempertahankan pertaniannya. Dan aku juga sangat setuju dengan penetapan oleh pemerintah pusat tentang penetapan 5 desa di kecamatan prambanan sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN) cagar budaya. Dengan adanya ini, lahan pertanian akan lebih aman terjaga dan pengembangan desa wisata akan mudah terealisasikan. Semoga ya amin!

Sekian dulu cuplikan cerita dariku, selamat malam!

My 10 top favourite of coffee shop

The coffee shop is one of my favorite places to visit for do my assignment, meet my friend, place for a meeting a project, wait for someone,...